15/08/2020 9:30 pm
5 Potret Sapi Jumbo Asal Boyolali, Siap ‘Goda’ Presiden Jokowi untuk Hewan Kurban

5 Potret Sapi Jumbo Asal Boyolali, Siap ‘Goda’ Presiden Jokowi untuk Hewan Kurban

5 Potret Sapi Jumbo Asal Boyolali, Siap ‘Goda’ Presiden Jokowi untuk Hewan Kurban

5 Potret Sapi Jumbo Asal Boyolali, Siap ‘Goda’ Presiden Jokowi untuk Hewan Kurban

Pondok4d 7Meter.Parno (60), seorang warga Dusun Semaran, Desa Jurug, Mojosongo, Boyolali memiliki sebuah sampi jumbo berbobot 1,2 ton. Sapi itu Ia pelihara sejak 3 tahun lalu dengan harga Rp 27 juta dan bobotnya masih 600 kg. Ia mengaku menghabiskan Rp60 ribu per hari untuk membeli pakan selama memelihara sapi tersebut.

Setelah 3 tahun berlalu, sapi itu bertambah dewasa. Menjelang hari Idul Adha ini, dia berniat menjualnya dengan harga Rp 80 juta. Dia mengatakan sapi jantan itu dalam kondisi sehat dan siap dijadikan hewan kurban. Berikut selengkapnya:

Gizi Melimpah

Parno mengatakan sapi miliknya itu setiap harinya Ia beri makan rumput yang melimpah di daerahnya. Selain itu ia juga memberi makan hewan itu dengan nutrisi seperti konsentrat dan bahan lain.

“Rata-rata sehari Rp 60 ribu untuk pakannya saja. Saya memang memilih makanan yang berkualitas agar sapi saya ini bisa gemuk,” kata Parno dikutip dari Liputan6.com pada Senin (6/7).

Sumber Biaya Perawatan

Parno menerangkan sumber biaya perawatan itu berasal dari hasil penjualan susu sapi perah yang ia pelihara bersama sapi metal itu.

“Memang mahal pakannya. Tapi uang buat pakan ini dari penjualan susu sapi perah itu,” kata Parno.

Rutin Diajak Jalan-jalan

Selain membuat sapinya gemuk, Parno juga harus membuat sapi itu dalam kondisi sehat. Oleh karena itulah ia rutin mengajaknya jalan-jalan setiap hari ke rumah saudaranya yang berjarak 300 meter dari rumahnya.

“Sapinya saya ajak jalan-jalan setiap hari biar sehat. Di sana dijemur. Sore dibawa pulang lagi,” kata Parno.

Segera Dijual

Meski biaya pemeliharaannya mahal, parno mengaku puas dengan hasilnya dan berniat akan segera menjual sapi tersebut.

“Tahun lalu sudah ada yang mau beli, tetapi saya masih ingin sapi ini lebih besar lagi. Sekarang sudah cukup besar sehingga mau saya jual,” ujar Parno dikutip Liputan6.com.

Berharap Dibeli Jokowi

Atas keberhasilannya menggemukkan sapi dan membuatnya tetap sehat, Parno berharap sapi itu menarik minat Presiden Jokowi yang kerap membeli sapi kurban kepada petani di wilayah Soloraya.

Namun kalau Jokowi tidak berminat pun dia tak masalah. Dia masih bisa menjualnya kepada calon pembeli lain dengan harga yang ia tawarkan.

“Sampai sekarang sudah ada empat atau lima orang yang datang ke sini. Tapi mereka hanya memotret, belum menawar,” terang Parno dikutip dari Liputan6.com.