24/09/2020 6:40 pm
5 Supersub Terbaik Sepanjang Masa, Pemain Manchester United Mendominasi

5 Supersub Terbaik Sepanjang Masa, Pemain Manchester United Mendominasi

5 Supersub Terbaik Sepanjang Masa, Pemain Manchester United Mendominasi

5 Supersub Terbaik Sepanjang Masa, Pemain Manchester United Mendominasi

Pondok4d 7Meter.Istilah pemain supersub dalam duia sepak bola muncul pada tahun 1960-an. Supersub adalah pengembangan strategi dengan memanfaatkan kelebihan para pemain yang menghuni bangku cadangan. Para pemain pengganti sukses mengubah jalannya permainan atau bahkan mencetak gol yang menentukan hasil pertandingan.

Supersub, berasal dari gabungan kata super dan substitution. Sebagai pemain pengganti, pemain harus selalu siap sewaktu-waktu jika diperlukan untuk membantu rekan-rekannya dalam suatu pertandingan.

Walau memiliki menit bermain yang tidak begitu banyak, beberapa pemain ini mampu menjadi senjata rahasia ketika situasi genting. Bukan berarti kualitas para supersub berbeda dengan pemain utama.

Setiap tim membutuhkan pemain supersub yang handal demi sebuah kepentingan tim dan menjadi energi tambahan  ketika tenaga menemui jalan buntu dalam mencetak gol.

Sebut saja Javier Hernadez, banyak yang menilai dirinya semestinya dimainkan sejak menit pertama. Namun, Sir Alex Ferguson tahu bahwa selama bermain di Manchester United dirinya  lebih bagus bermain sebagai pemain pengganti.

Berikut ini adalah lima pesepak bola supersub yang dianggap terbaik. Bola.com telah merangkum dari Soccergator, deretan pemain berlabel supersub, Rabu (15/4/2020).

1. Ole Gunnar Solskjaer

Ole Gunnar Solskjaer yang dijuluki The Baby Face Assassin dikenal sebagai penyerang berlabel supersub. Solskjaer bergabung bersama Manchester United pada 1996 dengan mahar 1,5 juta euro dari klub Norwegia, Molde FK.

Satu di antara momen terbaik ketika Solskjaer menjadi supersub adalah mencetak gol pada masa injury time partai final Liga Champions 1999 melawan Bayern Munchen.

Kala itu Manchester United ketinggalan 0-1 dari Bayern Munchen yang unggul lewat gol Mario Basler di awal babak pertama. Tim Setan Merah kemudian secara fantastis mencetak dua gol pada masa injury time dan membalikkan keadaan. Gol-gol yang dicetak Soksjaer dan Teddy Sheringham itu akhirnya bisa melengkapi kepingan treble winners Manchester United yang sebelumnya sudah memastikan gelar juara Liga Premier dan Piala FA.

Selama memperkuat Manchester United, Solskjaer mencetak 126 gol dalam 366 penampilan.

2. Oliver Giroud

Beberapa waktu yang lalu, ada komentar nyinyir dari Karim Benzema kepada Olivier Giroud terkait siapa penyerang terbaik Perancis.

Faktanya, Giroud berhasil membuktikan bahwa dirinya yang berhasil membawa pulang trofi Piala Dunia 2018 bersama timnas Perancis. Giroud dikenal sebagai super sub selama bermain di Arsenal.

Menurut catatan, pria Perancis berhasil mencetak 19 gol dari bangku cadangan. Kini, Giroud bermain untuk Chelsea sejak 2018 dan mencetak gol juga dari bangku cadangan pada debut bulan pertamanya.

3. Jermain Defoe

Jermain Defoe pernah menjadi satu di antara supersub terbaik klub West Ham United. Selama berseragam The Hammers dirinya menyarangkan 24 gol sebagai pemain pengganti.

Sebelum bermain dan mengakhiri karier di West Ham pada 2004, Defoe pernah memperkuat Tottenham Hotspur, Bournemouth, dan Portsmouth di Liga Premier.

4. Javier Hernandez

Javier Hernandez alias Chicarito pantas dinobatkan sebagai satu supersub terbaik yang pernah dimiliki Manchester United. Pemain internasional Meksiko itu seringkali berhasil memecah kebuntuan tim ketika bermain dari bangku cadangan.

Chicharito menghabiskan kariernya di Od Trafford selama lima musim. Sebanyak 13 gol dari 59 gol keseluruhan bersarang ke gawang lawan ketika dirinya bermain sebagai pemain pengganti.

5. Nwankwo Kanu

Nwankwo Kanu adalah penyerang berbadan tinggi yang kerap memecah kebuntuan ketika bermain dari bangku cadangan. Dirinya sering keluar dari bangku cadangan sebagai pengganti Thierry Henry dan Dennis Bergkamp di Arsenal.

Selama musim 1990-2000, Kanu berhasil mencetak 12 gol sebagai supersub. Sebelum pindah ke Arsenal, Kanu telah terlebih dahulu memenangkan titel Liga Champions 1996 bersama Ajax Amsterdam.

Bersama Arsenal, Kanu berhasil mempersembahkan dua titel juara Premier League, dua Piala FA, serta sebuah trofi Community Shield.