20/11/2019 1:28 pm
Darah Haid Berubah Warna jadi Cokelat atau Hitam, Normalkah?

Darah Haid Berubah Warna jadi Cokelat atau Hitam, Normalkah?

Darah Haid Berubah Warna jadi Cokelat atau Hitam, Normalkah?

Darah Haid Berubah Warna jadi Cokelat atau Hitam, Normalkah?

Darah tidak jarang kali berwarna merah. Tapi saat membicarakan darah haid atau menstruasi, warnanya lebih beragam. Darah haid terdapat yang berwarna merah terang, merah tua, abu-abu, hingga hitam. Perubahan warna tersebut terjadi sejumlah kali dalam satu periode haid. Normalkah?
Umumnya evolusi warna darah haid adalahhal normal. Tidak seluruh warna darah haid menunjukkan suatu gangguan reproduksi yang serius.Darah Haid Berubah Warna jadi Cokelat atau Hitam, Normalkah?.

Berikut ialah beberapa warna darah menstruasi yang dapat terjadi.
1. Merah terang

Warna darah haid berupa merah cerah menandakan bahwa bahwa darah menstruasi yang dikeluarkan masih segar dan lancar. Warna darah haid yang merah terang seringkali terjadi ketika hari kesatu menstruasi dan menggelap ketika sudah nyaris akhir dari menstruasi.

Jika Anda merasakan pendarahan yang berwarna merah cerah di luar siklus menstruasi, terdapat bisa jadi bahwa Anda merasakan infeksi yang ditularkan secara seksual, laksana gonore, klamidia, dan sebagainya.

Terkadang pendarahan yang berwarna merah cerah dengan jumlah tidak sedikit bisa disebabkan oleh adanya fibroid atau perkembangan jaringan pada dinding rahim yang tidak normal. Meskipun paling jarang terjadi, namun kanker rahim dapat menjadi di antara pemicu pendarahan berwarna merah cerah yang berat.

Saat sedang hamil, pendarahan warna merah terang dapat menjadi di antara tanda bahwa Anda merasakan keguguran. Konsultasikan ke dokter andai Anda merasakan pendarahan di luar masa menstruasi atau ketika sedang hamil.

2. Hitam

Warna darah haid yang hitam seringkali muncul saat mula dan akhir dari siklus menstruasi dan adalahsesuatu yang normal. Warna darah haid yang hitam terjadi sebab darah dalam rahim lebih lama terbit dan teroksidasi di dalam.

Namun, terkadang warna darah haid yang berpengaruh hitam sekitar siklus menstruasi dapat menjadi indikasi adanya penyumbatan dalam vagina.

Jika terjadi penyumbatan, maka Anda dapat mengalami fenomena lain, seperti kendala buang air kecil, bau cairan vagina atau darah yang tidak sedap, rasa gatal dan pembengkakan di dekat vagina, dan demam.

Cara Mendaftar di Situs 7Meter Pondok4d

3. Abu-abu

Apabila warna darah haid ialah abu-abu atau putih, maka bisa jadi besar Anda merasakan infeksi vaginosis bakteri yang mengindikasikan tanda lain laksana rasa sakit di vagina, bau vagina yang amis, rasa gatal di dalam dan luar vagina, sensasi panas atau terbakar ketika buang air kecil, serta demam.

Jika sedang hamil, pendarahan yang berwarna abu-abu bisa mengindikasikan bisa jadi keguguran.

4. Cokelat atau merah tua

Warna darah haid yang cokelat atau merah tua serupa dengan warna darah menstruasi yang hitam. Ketiganya adalahdarah yang telah lama berada dalam rahim dan teroksidasi.

Darah menstruasi yang berwarna cokelat atau merah tua bakal lama kelamaan menjadi hitam. Warna darah haid yang cokelat atau merah tua umumnya hadir saat mula dan akhir periode menstruasi.

Pada permasalahan tertentu, warna darah yang cokelat atau merah tua dapat menjadi tanda dari kehamilan, bisa jadi keguguran, dan lochia atau darah yang terbit seusai melahirkan.

Pendarahan yang muncul sebab lochia adalahsesuatu yang normal dan adalahrespon tubuh dalam menerbitkan jaringan-jaringan dan sisa-sisa darah dari rahim.

Namun, kita tetap butuh berkonsultasi ke dokter bila Anda merasakan pendarahan ketika sedang hamil ataupun setelah kehamilan guna mendapatkan pengecekan secara rinci.

5. Oranye

Warna darah haid juga dapat berwarna oranye dan terjadi ketika darah bercampur dengan cairan dalam rahim. Biasanya darah menstruasi yang berwarna oranye dapat menjadi sinyal bisa jadi hamil atau adanya infeksi pada vagina, laksana trikomoniasis atau vaginosis bakteri.

Infeksi tersebut dapat menunjukkan fenomena lain, laksana bau darah atau cairan vagina yang tidak sedap, serta rasa gatal dan ketidaknyamanan di vagina. Konsultasikan ke dokter bila pendarahan berwarna oranye.
6. Merah muda

Warna darah haid yang merah muda muncul saat darah menstruasi bercampur dengan cairan di rahim. Warna darah haid yang merah muda dapat muncul ketika pertengahan ovulasi, serta mula atau akhir dari siklus menstruasi.

Pendarahan yang berwarna merah muda pun dapat muncul sebab kadar estrogen yang rendah, luka di vagina atau rahim, pemakaian alat kontrasepsi hormonal, lochia, penurunan berat badan yang banyak, anemia, pola santap yang tidak sehat, dan bisa jadi keguguran.

Jangan ragu guna berkonsultasi dengan dokter andai Anda merasakan pendarahan di luar siklus menstruasi ataupun sedang hamil. Apabila warna darah haid bertolak belakang dari seringkali dan diiringi dengan fenomena lain, segera periksakan ke dokter.