14/12/2019 11:25 am
Dibanjiri komentar pedas warganet, Ashanty:”Ini menyakitkan buat aku”

Dibanjiri komentar pedas warganet, Ashanty:”Ini menyakitkan buat aku”

Dibanjiri komentar pedas warganet, Ashanty:”Ini menyakitkan buat aku”

Dibanjiri komentar pedas warganet, Ashanty:”Ini menyakitkan buat aku”

Bebasnya media sosial sering disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk melayangkan ujaran kebencian maupun melakukan bullying kepada seseorang. Itu pula yang terjadi pada artis Ashanty, di mana ia menjadi korban bully di media sosial.Dibanjiri komentar pedas warganet, Ashanty:”Ini menyakitkan buat aku”.

Pada Sabtu, 16 November 2019, artis Ashanty menceritakan kejadian tidak menyenangkan yang menimpa dirinya melalui sebuah unggahan di akun Instagram. Ia mengaku sering mendapat pesan dari warganet yang isinya penuh dengan kritik pedas.

Beberapa dari mereka ada yang mengomentari tentang cara berpakaian Ashanty yang dianggap tidak tepat. Lalu, ada juga yang menganggap jika Anang adalah sosok suami yang kurang tegas, karena membiarkan Ashanty tidak memakai hijab.

Cara Mendaftar di Situs 7Meter Pondok4d

Berikut ini adalah curahan hati artis Ashanty atas bullying di media sosial yang ia alami.

Curhatan Ashanty di akun Instagram miliknya

Bunda sudah mau mati kok malah makin parah bajunya? Sudah dapat teguran sakit dari Allah kok tidak berhijab? Bunda sudah tua makin jadi aja cara berpakaiannya. Sudah kena azab kok makin makin ya. Anang kok jadi suami diam saja ya istrinya begini?,” beberapa contoh pesan warganet yang ditujukkan pada Ashanty,

Hampir semua komen di DM maupun IG saya rata-rata begini, walau tidak semua ya,” kata Ashanty di kolom caption  unggahannya.

Artis Ashanty tidak akan melaporkan pelaku yang telah memberikan komentar ‘pedas’ di Instagram

Meskipun mendapat beragam komentar negatif dari warganet, tapi Ashanty memilih diam dan tak membalasnya. Dia tidak akan melaporkan pelaku kepada pihak yang berwajib dan membuka identitas pelaku kepada khalayak ataupun pengguna media sosial lainnya.

Aku orang yang paling jarang menanggapi kayak gini, engga baper juga si sebenarnya. Biasa mau commentsejahat apapun tentang kita, aku diam saja, kecuali sudah tentang anak-anak, baru deh,” tulis Ashanty.

Aku enggak akan sharesiapa yang commentgini, aku enggak mau buat malu kalian, apa lagi ngelaporin kalian. Walau bahasa kalian menyakitkan buat aku, kalian enggak perlu minta maaf sama aku, minta maaf sama Allah,” lanjutnya.

Ashanty berharap kalau kejadian seperti ini sebaiknya tidak terulang lagi di suatu hari nanti. Ia pun meminta agar warganet dapat bijak dalam mengomentari seseorang, jangan sampai menggunakan kata-kata yang menyakitkan.

Semoga habis aku nulis gini, enggak ada lagi yang harus menulis sampai menyakiti ya. Mau kasih masukan bisa dengan bahasa yang lebih baik dan pasti saya sangat-sangat terima,” tegas Ashanty.

Saya memang manusia yang masih banyak dosa, cara memperbaiki diri saya di sisa waktu saya pasti banyak, memang belum dimulai dari hijab, tapi hal-hal lain yang saya pun enggak perlu umbar-umbar kan,” imbuhnya.

Ashanty menyayangkan warganet yang mengaitkan hijab dengan kondisi sakitnya seseorang

“*Kenapa sakit dll suka dihubung-hubungkan sama hijab? Apa berarti yang hijab selalu lebih baik dari yang tidak? Semua perempuan muslim memang wajibnya berhijab, dengan segala batasannya. *

Namun, itu sesuatu yang tidak bisa dipaksakan, saya engga mau suatu saat harus buka tutup, maka hijab saya tidak mau karena paksaan, desakan atau tekanan dari manapun,” ujar Ashanty di Instagram.

Jika saatnya telah tiba, semua pasti atas ridha-Nya dan kelak di akhirat nanti dosa kita adalah tanggungan masing-masing. Bukan kita untuk men-judge siapa yang lebih baik. Semua adalah rahasia Allah. Kita manusia tidak tahu apa pun yang menjadi ketentuan Nya nanti di sana,” tambahnya.

Walau demikian, Ashanty tetap berterima kasih kepada warganet yang telah memberikan masukan untuknya. Sebab, ia percaya jika itu memang untuk kebaikannya.

Hanya saja beberapa comment nampaknya kurang pas diucapkan bila terkesan memaksa, menghakimi, ataupun menyakitiBismillah kita semua menjadi manusia yang lebih baik lagi,” ucapnya.

Dari pengalaman artis Ashanty ini, diharapkan kita semua dapat memetik pelajaran, seperti harus lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial, terutama saat akan mengomentari orang lain. Gunakanlah kata dan kalimat yang pantas, sehingga tidak sampai menyakitkan hati.