20/11/2019 1:00 am
Indonesia Kalah Dari Thailand

Indonesia Kalah Dari Thailand

Kalah Dari Thailand

Kalah Dari Thailand

Timnas Indonesia harus menelan pil pahit kedua kalinya saat menjamu Thailand pada babak penyisihan Grup G kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa (10/9/2019). Skuat Garuda kalah dengan skor 0-3 atas Thailand.

Indonesia cukup bermain apik di babak pertama. Saling jual beli serangan, masing-masing tim masih kokoh tanpa gol hingga turun minum.

Memasuki babak kedua menjadi petaka bagi Indonesia. Thailand melalui dua pemainnya, Supachok Sarachat dan Theerathon Bunmathan sukses menundukkan tuan rumah dengan tiga gol tanpa balas.

Kalah kedua kalinya, Indonesia masih menempati posisi juru kunci di klasemen sementara Grup G tanpa poin. Empat tim lainnya masing-masing telah mengemas poin. Sebut saja Vietnam, telah mengoleksi satu poin saat bermain imbang dengan Thailand.

Sementara Malaysia dan Uni Emirat Arab (UEA) telah mengantongi poin yang sama. Kedua tim baru saja menyelesaikan pertandingan di Stadion Bukit Jalil, Selasa (10/9/2019). Pertandingan tersebut dimenangkan UEA usai menundukkan Harimau Malaya 1-2. Hasil tersebut menahan poin Malaysia menjadi tiga poin, sedangkan UEA mengoleksi tiga poin.

Gelandang Timnas Indonesia, Stefano Lilipaly mendapat dukungan moril dari pemain Timnas Thailand usai laga putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia Grup G di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (10/9/2019). [Suara.com/Arya Manggala]
Gelandang Timnas Indonesia, Stefano Lilipaly mendapat dukungan moril dari pemain Timnas Thailand usai laga putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia Grup G di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (10/9/2019). 

Bagi Thailand, atas kemenangannya dari Skuat Garuda menambah koleksi menjadi empat poin, karena sebelumnya sudah mengemas satu poin usai bermain imbang atas Vietnam. Sehingga Thailand menjadi pemuncak klasemen sementara Grup G.

Melihat kans Indonesia untuk lolos dari penyisihan Grup G bisa saja terjadi, jika sisa pertandingan masing-masing lawannya di Grup G tak ada kemenangan di seluruh laga. Indonesia dinilai bisa jadi pemuncak klasemen dan lolos dari babak penyisihan grup.

Skuat besutan Simon McMenemy masih mengantongi dua laga tersisa menghadapi Vietnam dan UEA. Jika saja Indonesia menang di dua laga tersebut, maka Andritany Ardhiyasa dan kawan-kawan bakal mengoleksi enam poin.

Tetapi kesempatan ini disebut sangat kecil. Sebab, masing-masing tim bisa saja mengemas kemenangan di salah satu sisa pertandingannya.