04/04/2020 5:28 am
Reynhard Sinaga di Mata Para Polisi yang Memeriksanya

Reynhard Sinaga di Mata Para Polisi yang Memeriksanya

Reynhard Sinaga di Mata Para Polisi yang Memeriksanya

Reynhard Sinaga di Mata Para Polisi yang Memeriksanya

7MeterTerobsesi dengan diri sendiri, sombong, dan memperdaya, itulah sifat-sifat yang mendefinisikan Reynhard Sinaga, predator seksual yang mendapat vonis hukuman seumur hidup di Inggris.

Hal itu dideskripsikan oleh polisi yang menangkapnya dan hakim yang mengirimnya ke penjara seumur hidup karena telah memperkosa 48 lelaki di apartemennya di pusat kota Manchester, Inggris.

“Dia seorang sosiopat,” kata seorang detektif polisi, seperti dilansir dari Manchester Evening News, setelah dirinya menginterogasi Reynhard selama berjam-jam di dalam tahanan.

“Selama wawancara, dia terus menjawab ‘No comment’.”

“Dia tidak menunjukkan rasa penyesalan, tidak ada empati, tidak ada simpati.”

“Dia feminin, tingginya hanya 170 cm, perawakan sedang, dan tidak mengancam.”

“Dia berpenampilan cukup baik, terawat, berbicara dengan lembut,” kata Detektif Inspektur Zed Ali, penyelidik senior dalam kasus ini, yang mengikuti seluruh persidangan yang dilakukan sebanyak 4 kali.

“Jadi, jika Anda mencari stereotip seorang pemerkosa berantai, ia tidak cocok dengan profil itu, yang menurut saya ia berhasil mengelabui banyak orang dengan begitu banyaknya pelanggaran yang dilakukan dalam jangka waktu lama.”

Sedang Mengerjakan Tesis

Pada saat penangkapannya, Reynhard diketahui sedang mengerjakan tesisnya yang berjudul ‘Sexuality and Everyday Transnationalism in South Asian Gay and Bisexual Men in Manchester’.

Lama di Inggris untuk kualiah, Reynhard pernah memberi tahu teman-temannya bahwa dia ingin tinggal di Inggris selama mungkin untuk menghindari kembali ke Indonesia.

Penampilannya Tidak Mengancam

Penampilan Reynhard yang muda dan tampak tidak mengancam membuat ia dengan mudah memangsa lelaki muda yang sedang mabuk.

“Anda mendekati mereka di jalan dan mulai berbicara tentang musik atau kehidupan kampus,” kata Hakim Suzanne Goddard QC, selama sidang pertama dari total empat persidangan di Pengadilan Manchester.

“Ketika Anda mengundang mereka untuk datang ke flat, karena perawakan Anda yang kecil dan pendekatan yang bersahabat, tidak satupun dari mereka yang merasa terintimidasi, dan mereka tidak tahu tentang rencana pemerkosaan yang kamu pikirkan untuk mereka.”