22/01/2020 5:54 am
Sakit Hati gara-gara Istri Dihamili, Mat Mulla Dibunuh Tujuh Orang

Sakit Hati gara-gara Istri Dihamili, Mat Mulla Dibunuh Tujuh Orang

Sakit Hati gara-gara Istri Dihamili, Mat Mulla Dibunuh Tujuh Orang

Sakit Hati gara-gara Istri Dihamili, Mat Mulla Dibunuh Tujuh Orang

Pondok4d Prediksi SGP. –  Dua di antara tujuh pelaku pembunuhan Muhammad Mulla alias Mat Mulla, 34, dibekuk Satreskrim Polres Gresik. Keduanya adalah Sugianto, 37, dan Abdur Rohman, 38. Dua tersangka itu kemarin (9/1) ditunjukkan Kapolres AKBP Kusworo Wibowo kepada para awak media di Mapolres Gresik.

Polisi menangkap dua tersangka tersebut di tempat yang berbeda. Sugianto dibekuk di rumahnya, Desa Ketapan Timur, Sampang, Madura. Sementara itu, Abdur Rohman diringkus tim Resmob Satreskrim Polres Gresik di Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah (Kalteng).

Lima pelaku lainnya masuk daftar pencarian orang (DPO). Mereka berinisial J, M, AW, MR, dan MRB. Ternyata, tujuh pelaku pembunuhan berencana itu masih memiliki hubungan kerabat dengan Mat Mulla. Diduga, otaknya adalah J. Selain menangkap dua pelaku, polisi mengamankan dua unit mobil Toyota Avanza yang dipakai untuk mengeksekusi korban.

Menurut Kapolres, kejadian bermula ketika korban Mat Mulla dijemput Sugianto di tempat kos di sekitar Pelabuhan Gresik pada 28 Desember 2019. Mat Mulla lalu diajak naik Avanza metalik nopol B 2903 UKN. ”Korban Mat Mulla tidak curiga karena penjemputnya masih merupakan kerabat,” ujar Kusworo didampingi Kasatreskrim AKP Panji P. Wijaya, Kanit Pidana Umum (Pidum) Ipda Daniel Darusman, dan Subbag Humas AKP Hasim Ashari.

Selanjutnya, dari tempat kos, Mat Mulla dibawa masuk ke tol Manyar. Nah, di tol Manyar, mobil Avanza metalik tersebut berhenti. Mat Mulla dialihkan masuk ke mobil lain, Toyota Avanza Veloz hitam nopol M 1839 VK. Mobil Veloz itu disopiri Abdur Rohman yang di dalamnya terdapat J. ”Pelaku berinisial J ini merupakan suami dari perempuan yang dihamili Mat Mulla,” terang mantan Kapolres Jember itu.

Dari informasi, J baru beberapa bulan pulang dari Malaysia sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI). Saat pulang itu, J mendapati istrinya hamil 5 bulan. Emosi J pun memuncak sampai ke ubun-ubun. J pun merancang dan membuat perhitungan terhadap Mat Mulla. Lalu, dia mengajak keenam tersangka lain.

Sebagai pembalasan, mereka bersepakat bahwa Mat Mulla harus dihabisi. Sebab, Mat Mulla dianggap merusak rumah tangga orang. ”Dalam mobil Avanza Veloz hitam, antara tol Bunder dan Manyar itu, leher korban diikat dengan menggunakan tali tampar. Mayatnya kemudian dibuang ke selokan exit toll Kebomas,” ujar Kusworo.

Penyidik Unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Gresik menjerat dua tersangka Sugianto dan Abdur Rohman dengan pasal pembunuhan berencana. Tersangka dikenai pasal 340 KUHP jo pasal 338 KUHP. Ancaman pidananya adalah hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara sementara selama-lamanya dua puluh tahun.

Sebagaimana pernah beritakan, pada 28 Desember 2019 sekitar pukul 05.40, sesosok mayat tanpa identitas ditemukan di selokan exit toll Kebomas. Polisi sempat sulit mengindentifikasi korban. Sidik jari mayat tidak terlacak lantaran belum melakukan perekaman e-KTP. Berkat kerja keras polisi, identitas mayat tersebut akhirnya bisa terungkap. Belakangan diketahui korban adalah Mat Mulla, warga Ketapang Timur, Sampang, Madura