15/11/2019 2:09 am
Sindiran Menohok Ernest Prakasa untuk Awkarin : Katanya Mau Jadi Aktivis?

Sindiran Menohok Ernest Prakasa untuk Awkarin : Katanya Mau Jadi Aktivis?

Sindiran Menohok Ernest Prakasa untuk Awkarin : Katanya Mau Jadi Aktivis?

Sindiran Menohok Ernest Prakasa untuk Awkarin : Katanya Mau Jadi Aktivis?

Klik di Situs iniSineas sekaligus komika Ernest Prakasa terang-terangan mendukung seorang ilustrator bernama Nadiyah Rizki yang tengah terlibat konflik dengan selebgram Awkarin.Sindiran Menohok Ernest Prakasa untuk Awkarin : Katanya Mau Jadi Aktivis?.

Menurut Ernest, Nadiyah patut didukung. Sebab dia tahu betul seperti apa rasanya jika karya yang dibuat dicatut oleh orang lain.

“Ya kita kalau kenapa jadi rame karena seniman punya solidaritas ya. Kita kan tau rasanya, sakit hatinya karya kita dijiplak gitu,” kata Ernest Prakarsa saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (29/10/2019).

Lebih lanjut kata Ernest, apa yang dilakukan Awkarin cukup fatal. Pasalnya, bukan hanya tak mencantumkan siapa pemiliknya, Awkarin malah menyebut yang diunggah adalah karyanya.

“Masalahnya yang lumayan berat waktu itu dia (Awkarin), bukan hanya ngepost sebuah gambar yang tidak dicantumkan sumbernya, tapi dia bilang itu karya dia. Itu yang bikin kita dalam tanda kutip seniman merasa ‘Kok gitu sih? Katanya mau jadi aktivis?’,” ujar Ernest.

“Jadi ada yang tidak sinkron nih aktivis yang harusnya memperjuangkan hak sosial tapi track record dia, maksudnya gue pernah ngedukung yang waktu dia (galang aksi soal) asap, banyak orang yang nyinyir, gue bilang itu sesuatu yang baik yaudah hargai aja perbuatannya, itu kan berdampak real, nggak apa-apa,” kata dia lagi.

Ernest pun kembali mempertanyakan keinginan Awkarin menjadi seorang aktivis. Kata dia, Awkarin harusnya bisa lebih memilah mana yang harus dilakukan.

“Cuma kalau dia bener-bener serius masuk aktivis track record sama attitude harus sejalan sih,” ujarnya.

“Gimana orang mau percaya sama apa yang dia perjuangkan kalau ternyata dia melanggar norma-norma yang kayak misalkan tadi (mencatut karya),” katanya lagi.

Persoalan ini berawal dari cuitan Nadiyah soal seorang pekerja seni yang harus memperjuangkan hak cipta karyanya. Nadiyah juga menyorot perilaku Awkarin yang kerap mencomot karya orang tanpa menyebutkan kreditnya.

Awkarin kemudian tersinggung dan mengancam akan menggugat ke pengadilan hingga Nadiyah menyerah.